tunjukkan cintamu dengan cinta, tunjukkan sayangmu dengan sayang...
dan jangan terbalik...
sampai saat aku mencintaimu tak begitu sanggup aku bersamaan dengan sayangku
saat aku menyayangimu ku persembahkan cinta selaksa merah membara kedalam jiwa yang mencinta
sadarkkan aku bahwa sayang adalah tingkat tertinggi untukmu...
dan cinta tak akan ada bila rasa sayangmu pudar belaka
kisah aku mencinta bukan hal biasa
namun sebab musabab dirimu yang ku cinta semua berubah kasta menjadi brahma
aku tak ingin engkau menjadi dropadi dalam cerita arjuna
aku hanya pencinta setia dalam satu balutan nuansa sayangku.
tak ada alasan untuk membaginya untuk yang lain dalam hal toleransi
bukan hal serakah tapi rasa tak mungkin aku melambungkannya lalu menginjaknya dengan keras
tentu aku memiliki sudut pandang berbeda dengan kebanyakan.
engkau pasti tahu bahwa ini bukan pelataran bebas untuk setiap hati yang merasakan rasa.
juga bukan angin yang berhembus kibarkan serbuk cinta untuk mencari kuntum bunga dalam penyerbukannya...
bahkan...
bukan tonggak inspirasi terbesar dalam hidup namun sebahagia darinya... dan secercah massa depan.
kadar cinta aku bergema tak sebesar apa yang kau kira hanya saja terbesar yang aku punya.
tak lekang,tak usang,hanya saja akan sedikit mesra bila lama, rasa ini ibaratkan wine semakin lama tersimpan maka akan selalu besar rasa ini....
entah bagaimana ceritanya rasa menyangkut akan dirimu. aku tak mau celaka kedua.
labil bukan alsanku tapi hanya tombak yang menombakku saat pertama.
dewasa entah ada atau enggan datang. namun aku tlah lepas dari yang namanya labil. aku berrestorasi.
dan bismilah...
ANA