Senin, 23 Juni 2014

Kelumpuhan rima

Oh kasih maafkan cintaku
Aku tak sanggup memelukmu
Tidak mampu tunjukkan semuanya
Aku tak ingin menodai noda yang lama

Intuisiku lagi hampa tanpa cinta
Naluriku lagi merenungi pagi di sudut hati
Jiwaku entah sedang apalagi
Dan inspirasiku masih dalam pelataran cita.

#ana

Sabtu, 21 Juni 2014

Harapan dan do'a

Jadilah melatiku yang selalu putih
Serta jadikan dirimu seperti mawar yang selalu berduri

ANA

Acak kata

Tak setegar batu karang
Tapi lebih keras dari baja
Tak seterik mentari
Tapi selalu menyinari

Tak seelok pelangi 
Tapi kan selalu abadi
Tak ada penghias malam kecuali bintang
Tak ada lengkap rasi tanpa bima sakti

Tak biru langit tanpa lautan 
Takkan gelap malam bila terang bulan 

Saat waktu mulai berjalan 
Apakah ada yang dapat kau hentikan ?
Bila gelap berganti pagi
Apakah ada malam ??

Saat hati menari, adakah bumi berbisik ? 

Saat cinta candu menggebu
Adakah rehabilitasi yang mau mengganggu ? 


-ANA-

Sabtu, 14 Juni 2014

kliping kata

Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani (ANA)

Kalau sesuatu yg jelas dijelaskan maka yg jelas itu mestinya tidak jelas. Bila yg jelas tidak jelas, premis diatas salah.(muhsin labib)

Bukan salahku bila tak mencintaimu. Kau terlalu indah untuk dicintai, dan lebih layak dipuja (muhsin labib)

Kadang kau harus merawat cinta dengan menjauhinya. Kadang dia meninggalkanmu karena tak ingin ditinggalkan oleh pembawa cintanya.(muhsin labib)

Agar jiwa hangat, cintailah seseorang meski tak harus mengungkapkannya dan ia tak harus merasakannya juga. Cintailah dia untuk dirimu (muhsin labib)

Tak ada kembar dalam laksana mencinta. sebab rasa boleh merasa namun rindu menjadi belaian kemayu darimu. Aku mencintai cintamu (ANA)

Sudahlah sudah biarkan aku bebas ekspresikan rasa cintaku. Biarkan liarku memeluk mesra jiwaku, biarkan aku memiliki abstrak kasih untukmu (ANA)

Menentukan sikap dan menyikapi adalah respect tertinggi (ANA)

jangan sengaja pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar.berjuang tak sebercanda itu (sujiwo tejo)

jika dengan jancuk pun tak sanggup aku menjumpaimu, dengan air mata mana lagi dapat ku ketuk pintu hatimu (sujiwo tejo)


cinta tak perlu pengorbanan
saat kau merasa berkorban
saat cintamu mulai pudar (sujiwo tejo)


Cinta ternyata penjara dgn jeruji kasih sayang, maka kau kerap menangis tanpa merasa dibui …Kekasih (sujiwo tejo)


aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada (supardi djoko)

sejatinya,engkau adalah ketidak mungkinan yang aku semogakan (rama baskaraa)


Jadilah harapan yg tak pernah layu (ANA)

anggap saja aku telah gagal,
anggap saja tiga tahun waktu yang singkat,
anggap saja ini cerita hikayat,
anggap saja ini.... ah sudahlah sudah..(ANA)


SAYONARA....,