Selasa, 16 Desember 2014

Puisi soe hok gie

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekkah,

Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di wiraza,

Tapi aku ingin menghabiskan waktu ku disisi mu sayang ku….

Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu

Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mandala wangi

 

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang

Ada bayi-bayi yang lapar di Biafra

Tapi aku ingin mati disisi mu manisku

 

Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya

Tentang tujuan hidup yang tidak satu setan pun tahu

Mari sini sayangngku

Kalian yang pernah mesra Yang pernah baik dan simpati padaku

Tegaklah ke langit luas Atau awan yang menang

Kita tak pernah menanamkan apa-apa

Kita takkan pernah kehilangan apa-apa


Puisi Soe Hok Gie kepada ira 

Mengenang lahir dan meninggalnya GIE!!! 

#45thGie 

Catatan seorang demonstran
Di bawah lentera merah

Minggu, 14 Desember 2014

Melayu Meringis, Menangis.

negeriku, negeri para penyair
satu kata dari hati
rangkai rima penuh makna

satu luka goresan
makin pedih perasaan
adakah satu harapan
duka lara sembuhkan.

ini negeriku, lancang kuningku
ini alamku, hutan rimbaku
ini Riauku, bumi melayu

tersayat hati mendengarmu
tergores nurani memandangmu
tercabik jiwaku melihatmu
terkungkung dalam merana

minyak bawahnya, minyak atasnya
miskin rakyatnya, kaya pemimpinnya

adakah kalian buta melihatnya ?
adakah kalian terketuk pintu hatinya ?
adakah kalian sedih memandangya ?
adakah kalian melirik kami!!!
kami ada di sini.

hey para penguasa...
para pemegang kuasa
bijak apakah untuk kita
bila kami dalam sengsara

bijak apakah untuk kita
bila kami sedang merana

inikah persatuan
inikah kebijakan
adakah harapan, menuju masa depan ?

ana

pekanbaru, 21 Oktober 2014

Sabtu, 29 November 2014

Rindu kelabu



bila waktu adalah penghalangku
maka aku adalah jalang rindumu
bila jarak adalah kutuk untuku
maka senyum emoticonmu jalan rinduku

bila bertemu denganmu adalah kemustahilan
maka ucap syairku adalah kerinduan
bila tak dapat melihat wajahmu
maka secarik fotomu mewakili sendu galauku
bila malam pembatas sukmaku
maka angin pengantar hadirmu
bila gelap pembunuh bayangmu
maka bulan pantulkan senyummu
bila kemustahilan bersanding denganmu
maka tuhan perestumu
bila kemunafikanku halang risaumu
maka maafmu harap cemasku. 

 ana. november 2014

Sabtu, 15 November 2014

Di garis Doa ku

Tuhan...
hamba melantun kan doa
hamba luka dalam derita
maaf hamba, maha kuasa
tak kotor diri tanpa dosa

setan..
godamu kuat datang
melabung melayang
dalam menerawang
bawa aku pulang,
tuhan.

nafsu,
sedikit kau sapa aku diam
banyak kau sapa aku hilang

mata,
jangan kau hampiri dosa
cukup kau kecup saja
aku tak kuasa melepas rasa
menahan duka.

bibir,
sudahlah kau merenggut naluri
cukuplah aku menanggung iri
menatap diri akan mati
cukupkan sampai disini.

kaki,
bawa aku pulang
jangan kau sapa siang
biarkan malam menuntunmu hilang
dalam gulita terang.

tangan,
hapuskan duka lara,
dari kanvasnya
isi dia dengan perkara
jangan kau buang sia-sia

hati,
cukup kau ketuk diri
untuk tak ulang lagi
semoga reinkarnasi
menjadi suci kembali.

Aamiin.

(ANA) November 2014

Rabu, 12 November 2014

Kau Kecup mata

Dulu pernah ku caci hati
kini merenungi diri
dulu hendak ku bunuh sunyi
kini ku renggut sepi

langit merana jingga
anjing menggonggong tajam
seolah mati rasa dunia
aku menampar sunyi malam.

ku takluk gelap gulita
aku takut cahaya
kau renggut mata
kau kecup hampa

beraliran mesra jiwa hati
dalam segenap cinta kita
aku merana menunggu pagi
ku sambut sinarNya dengan bangga

kehendak mati oleh sepi
namun ada belaian diri
tak jadi hamba pergi
ada khayal menyelimuti hati

13 nov 2014/ANA

Sabtu, 09 Agustus 2014

Sekapur sirih

bila wanita berpikir bahwa lelaki akan membahagiakannya
maka persepsinya itu salah,
sejatinya meraka berdualah yg akan membahagiakan dirinya
dengan saling berbahagia

Dan lelaki bukanlah subjek cinta engkau
Namun mereka adalah objek dari cinta itu

Kau tak bisa mendeskripsikan cinta
Karena setiap manusia mempunyai cintanya
Kau tak boleh menyamakan setiap cerita cinta pada semua manusia
Cinta itu abstrak, bahkan alurnya bisa dimulai dari akhir menuju awal
atau sebaliknya.
Untuk sekedar latar, cinta adalah latar dari cinta itu sendiri.

Rabu, 09 Juli 2014

jangan percaya

tidak menjadi masalah bila kecintaan menjadi korban kebiadapan rasa
karena cinta itu adalah rasa
tentu akan salah bila anda menjalaninya dengan logika

tidak menjadi masalah bila dirimu pergi
tapi jangan biarkan nuranimu lari
tidak menjadi masalah rasamu lebur
tapi jangan biarkan nalurimu hancur

jangan mempercai cinta para pujangga
karena mereka pemain kata-kata
jangan bersanding mesra dengan para puitis
karena berilusi dalam larik sajak-sajaknya


*ANA (10 juli 2014)

Selasa, 01 Juli 2014

Anggapan

Jika kau anggap ini semua permainan
aku bisa anggap ini semua percobaan,
bila kau anggap ini keindahan
aku bisa anggap ini kehormatan.

Senin, 23 Juni 2014

Kelumpuhan rima

Oh kasih maafkan cintaku
Aku tak sanggup memelukmu
Tidak mampu tunjukkan semuanya
Aku tak ingin menodai noda yang lama

Intuisiku lagi hampa tanpa cinta
Naluriku lagi merenungi pagi di sudut hati
Jiwaku entah sedang apalagi
Dan inspirasiku masih dalam pelataran cita.

#ana

Sabtu, 21 Juni 2014

Harapan dan do'a

Jadilah melatiku yang selalu putih
Serta jadikan dirimu seperti mawar yang selalu berduri

ANA

Acak kata

Tak setegar batu karang
Tapi lebih keras dari baja
Tak seterik mentari
Tapi selalu menyinari

Tak seelok pelangi 
Tapi kan selalu abadi
Tak ada penghias malam kecuali bintang
Tak ada lengkap rasi tanpa bima sakti

Tak biru langit tanpa lautan 
Takkan gelap malam bila terang bulan 

Saat waktu mulai berjalan 
Apakah ada yang dapat kau hentikan ?
Bila gelap berganti pagi
Apakah ada malam ??

Saat hati menari, adakah bumi berbisik ? 

Saat cinta candu menggebu
Adakah rehabilitasi yang mau mengganggu ? 


-ANA-

Sabtu, 14 Juni 2014

kliping kata

Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani (ANA)

Kalau sesuatu yg jelas dijelaskan maka yg jelas itu mestinya tidak jelas. Bila yg jelas tidak jelas, premis diatas salah.(muhsin labib)

Bukan salahku bila tak mencintaimu. Kau terlalu indah untuk dicintai, dan lebih layak dipuja (muhsin labib)

Kadang kau harus merawat cinta dengan menjauhinya. Kadang dia meninggalkanmu karena tak ingin ditinggalkan oleh pembawa cintanya.(muhsin labib)

Agar jiwa hangat, cintailah seseorang meski tak harus mengungkapkannya dan ia tak harus merasakannya juga. Cintailah dia untuk dirimu (muhsin labib)

Tak ada kembar dalam laksana mencinta. sebab rasa boleh merasa namun rindu menjadi belaian kemayu darimu. Aku mencintai cintamu (ANA)

Sudahlah sudah biarkan aku bebas ekspresikan rasa cintaku. Biarkan liarku memeluk mesra jiwaku, biarkan aku memiliki abstrak kasih untukmu (ANA)

Menentukan sikap dan menyikapi adalah respect tertinggi (ANA)

jangan sengaja pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar.berjuang tak sebercanda itu (sujiwo tejo)

jika dengan jancuk pun tak sanggup aku menjumpaimu, dengan air mata mana lagi dapat ku ketuk pintu hatimu (sujiwo tejo)


cinta tak perlu pengorbanan
saat kau merasa berkorban
saat cintamu mulai pudar (sujiwo tejo)


Cinta ternyata penjara dgn jeruji kasih sayang, maka kau kerap menangis tanpa merasa dibui …Kekasih (sujiwo tejo)


aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada (supardi djoko)

sejatinya,engkau adalah ketidak mungkinan yang aku semogakan (rama baskaraa)


Jadilah harapan yg tak pernah layu (ANA)

anggap saja aku telah gagal,
anggap saja tiga tahun waktu yang singkat,
anggap saja ini cerita hikayat,
anggap saja ini.... ah sudahlah sudah..(ANA)


SAYONARA....,

Rabu, 28 Mei 2014

Sajak rabu kelabu

Abstraklah dia dalam balutan jingga
Leburlah kasih dalam warna pelangi
Buramkan sendu dalam cakrawala
Cairkan semua dalam embun pagi

Jadikan dia pelipur rindu
Samarkan kami di jejak waktu
Menjadi suatu potret lalu

Sajak rabu kelabu
Aku ragu akan limbubu
Merayu atau meracau
Senang atau galau

Merangkum rima dalam kata
Merenung kita dalam bersama



28 mei 2014
ANA





Sabtu, 24 Mei 2014

Yang tersayang

Memberimu pilihan
Atas segala pilahan
Rasa merasakan rasa
Arti mencintai cinta
Tetap disini!, mari bersama
Untuk aku, kamu dan kita





iloveyou dear...

Pekanbaru, 25 mei 2014

Kamis, 08 Mei 2014

Kamulah kamu

Cinta ??
Apa itu dia
Dimana dia kini
Kapan dia datang
Bagaimana dia datang
Siapakah dia
Dan mengapa dia datang...

Menjadikanmu sederhana
Menjadikanku gila
Membuat nada ini serasi dengan nadi
Membuat aku, mencintai kamu

Tak ada makna sia-sia
Tak ada pencinta itu paria
Semua laksana kesatria
Meski mereka brahma atau sudra

Menjadikan cinta ini sesederhana mencintaimu
Meski aku tahu bahwa cinta itu kompleks
Menjadikan kamu itu sederhana
Meski aku tahu kamu itu kamu...

Tak ada pembanding, tak ada kesamaan
Hanya ada kamu dan tetap menjadi kamu
Tidak teruntuk menjadikan dia menjadi kamu
Kamulah kamu..!

Untuk kamu dari kamu
Nirwana laksana kita
Akhir penghayatan cinta..!!!
Iloveyou dear!!!

Pekanbaru, 07 mei 2014
ANA

Selasa, 22 April 2014

#ngawur

Hey cepatlah waktu aku tak kuasa menahanmu!!!
Apakah mereka tak harus merasakan bahagia saat kita bahagia..
Bahagia itu ketika aku, kamu dan semuanya merasakan kenyamanan yang nyata...
Bukan merasakan ketakutanmu yang begitu besar terhadap pola pikir orang lain...
Sesungguhnya mereka tahu namun tak ingin memaksakan apa yang engkau tak mau tahu...
Sebab mereka itu manusia yang tahu sejak waktu yang kita anggap sepi...

Bahagia itu saat mereka mengerti kita...
Bahagia itu saat mereka sudah tahu namun menghargai kita...
Celaka itu saat meraka tahu namun kita tidak mau mengerti...

Aku, kamu dan mereka itu sama-sama penikmat kenyataan hidup...
Aku, kamu dan mereka itu adalah hal yang tak perlu di hindari...
Sebab kita itu hal yang sama namun penuh dengan hal yang berbeda.

Bukalah matamu lihat sekelilingku...
Bukalah matamu lihat sekelilingmu...
Pilihan itu pilahan...
Memilah itu ada kebahagiaan dan sengsara di dalamnya...

ANA



Minggu, 30 Maret 2014

penghargaan cinta

kepantasan mungkin tidak untuk setiap manusia
tapi, setiap manusia punya secercah kemunafikan
untuk tidak mengatakan rasa sayang besarnya terhadapmu

besar rasa sayangnya tidak harus tampak di depanmu
besar kasih sayangnya tak harus tampak oleh matamu
sebab musabab mencintaimu bukan dari matanya
sebab musabab cintanya bukan untuk permainan mata.

memilih cinta adalah memilih kepantasan akan dirimu
menjalani cinta adalah saksi untukmu darinya
bahkan untuk bersamamu saja butuh kesaksian terhadap-Nya

aku bukan mereka dan aku hanya aku.


-ANA-

Rabu, 19 Maret 2014

Bersama dan kita tentang cinta



Bahkan aku tak punya alasan untuk memilikimu
Bagai mana aku punya alasan untuk mencintaimu.
Cintaku tak memiliki alasan.
So, bila engkau tak terima
sungguh aku tak mengerti tentang cinta ini.

Aku, kamu dan aku tak terlalu berharap menjadi kita
Hanya saja aku selalu berharap menjadi bersama.
Kebesamaan itu lebih bisa dimengerti hati
Bila harus membandingkan dengan KITA yang bisa saja pergi.

Dan bila aku mendeskripsikan kata kita
Aku selalu mendahulukan kata bersama barulah ada kita.

Jadi...
Aku hanya berharap ada bersama maka pasti ada kita.. Amien

        -ANA-

Jumat, 14 Maret 2014

seberkas doa untuk ini



Meski bukan sesuatu yang baru
Tetapi setiap tatapmu membuka cakrawala hati
Tak ingin noda lain ada untuk ini
Tak ingin ini menjadi prestasi labil lagi
Hanya ingin ini menjadi pencarian istimewa

Dan selalu beharap engkau bukan pengganti yang lalu
Tetapi engkau menjadi sesuatu yang baru

Ku pesembahkan di altar cinta...
Aku ingin berestorasi di hidupku
Dan semua ku selipkan dalam rasa ini.

Oh tuhan pemilik segala rasa... Aku merasa
Oh tuhan pemilik cinta... Aku mencinta
Oh tuhan pemilik segala kasih... Hey terkasih
Oh tuhan pemilik segalanya...
Beri kabul doa hamba...
Semoga menjadi terakhir kalinya
Dan menjadi satu-satunya...

Tak ada maksud doa hamba,
Hanya melampiaskan setelah usaha...

Hey kamu, iya kamu
Ku lukiskan tubuhmu yang puisi
Dalam sajak terkasihku
Ku rajut asaku dalam naungan rindu
Aku dan hanya aku.

-ANA-

Jumat, 07 Maret 2014

lembaran baru... cinta

tunjukkan cintamu dengan cinta, tunjukkan sayangmu dengan sayang...
dan jangan terbalik... 
sampai saat aku mencintaimu tak begitu sanggup aku bersamaan dengan sayangku
saat aku menyayangimu ku persembahkan cinta selaksa merah membara kedalam jiwa yang mencinta 
sadarkkan aku bahwa sayang adalah tingkat tertinggi untukmu...
dan cinta tak akan ada bila rasa sayangmu pudar belaka 

kisah aku mencinta bukan hal biasa 
namun sebab musabab dirimu yang ku cinta semua berubah kasta menjadi brahma 
aku tak ingin engkau menjadi dropadi dalam cerita arjuna 
aku hanya pencinta setia dalam satu balutan nuansa sayangku.
tak ada alasan untuk membaginya untuk yang lain dalam hal toleransi 
bukan hal serakah tapi rasa tak mungkin aku melambungkannya lalu menginjaknya dengan keras
tentu aku memiliki sudut pandang berbeda dengan kebanyakan. 

engkau pasti tahu bahwa ini bukan pelataran bebas untuk setiap hati yang merasakan rasa. 
juga bukan angin yang berhembus kibarkan serbuk cinta untuk mencari kuntum bunga dalam penyerbukannya...

bahkan...
 bukan tonggak inspirasi terbesar dalam hidup namun sebahagia darinya... dan secercah massa depan. 

kadar cinta aku bergema tak sebesar apa yang kau kira hanya saja terbesar yang aku punya.
tak lekang,tak usang,hanya saja akan sedikit mesra bila lama, rasa ini ibaratkan wine semakin lama tersimpan maka akan selalu besar rasa ini.... 
entah bagaimana ceritanya rasa menyangkut akan dirimu. aku tak mau celaka kedua.
labil bukan alsanku tapi hanya tombak yang menombakku saat pertama.
dewasa entah ada atau enggan datang. namun aku tlah lepas dari yang namanya labil. aku berrestorasi. 

dan bismilah...

ANA 

Selasa, 11 Februari 2014

admirer

Memberanikan diri untuk berani saja aku enggan
Bahkan untuk menyapamu aku lunglai...
Dan memberanikan bertanya kabarmu mungkin bisu
Tapi ketahuilah bahwa...
Rasa sayang yang ku tawarkan lebih besar dari rasa beraniku.

Oh melati tetaplah wangi
Oh dewi tetaplah dihati...
Rasaku mati untukmu...
Sajak kecilku tertulis setelah ku selami lubuk hatiku
Dan ku temukan setetes cinta bertuliskan namamu...
Walau hanya setetes namun laksana kopi dicampurkan kepada susu.. Aku rindu.

Kemunafikanku membisikkan bahwa aku membencimu
Tapi sadarku lebih sadar dari munafikku, dia berkata aku masih menyayangimu.
Lalu mana yang harus ku pilih ???
Aku enggan menerka sebab terkaanku tak logis
Aku enggan memilih sebab pilihanku hanya engkau.

                                                          
ANA

Senin, 03 Februari 2014

nepotisme oleh naluri



Rasa itu milik semua hati
Abstraklah jiwa yang mencinta
Nista sudah bagi setiap pendusta
Inilah rasa dari destinasi cinta

Falsafah hidup untuk segenap anak manusia
Antarkan mereka pada peraduan cinta
Untuk melengkapkan hakikatnya

Filosofikanlah cinta untukNya
Antarkan cinta keperaduanNya
Untuk membuktikan kecintaanmu


ANA





Selasa, 28 Januari 2014

lupa judul

lupakan 
singgasana cinta abadi nan indah 
menggema di pelupuk nadi
aku menggema dalam renungan jiwa
aku bimbang... 


hilangkan 
nada terhentak tengah maalam buta
aku terdiam menulis sajak kehilangan 

asmaragama 
telah pulang kepangkuan rasa
telah punah dalam merasa 
telah karma aksara jiwa 
sumpah serapah dari nada lain yang menjiwai tangga

sayonara 
setengah jiwa dalam renungan aksara, aku hilang 
seperti dongeng dalam cerita sajak raja-raja

pulang 
memuliakan waktu salah bagiku untuk datang 
membahasnya dalam waktu , aku bodoh 
membayangkannya adalah kemuafikan untuk itu
serta hanya dia mengerti senja, kaulah waktu


selamat menikmati patah menjadi ganti 


ANA 

Sabtu, 25 Januari 2014

engkau pemilik segala rasa

sekembalinya cinta pada peraduannya 
aku merasa hina dalam dekapannya
aku merasa sepi dalam renungan cinta
oh tuhan aku ta mengerti rasa apa ini
tapi yang ku tahu, engkau pemilik segala rasa.

oh tuhan 
engkau pemilik segala rasa 
pemilik nestapa yang hina ini
aku berada pada pelataran cinta yang kau punya 
biarkan aku menikati berkah darimu ini

seberkas senja yang jingga selalu menemaniku merajut aksara
secercah kemunafikan masih menyelimutiku tuhan

engkau pemilikk segala rasa 
biarkan aku merasa dalam harpaanmu
biarkan aku memiliki seberkas cinta darimu

engkau pemilik segala rasa 
oh tuhan takkan ada cinta sebelum ada cintamu
oh tuhan takkan ada kasih sebelum ada kasihmu
oh tuhan takkan ada sayang sebelum ada sayangmu
oh tuhan goreskan setetes cinta, kasih serta sayangmu padaku
oh tuhan.....


engkau pemilik segala rasa 
berhatur doa, ku utarakan padamu
bersanding mesra bersama kemauanku.
oh tuhan...
ijabahlah doaku atau abaikan.. terimakasih tuhan..


aku tahu..
engkau pemilik segala rasa 
tiada indah selain rasa yang kau miliki...
sebab itu aku meminta perizinan dariMu
atas setitik cita dan cinta yang kau punya di dunia ini.


ANA  

KANGEN


Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku…
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.

Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti

aku tungku tanpa api.


WS RENDRA


Senin, 20 Januari 2014

Ekspresi

Memilih adalah hak setiap manusia

Biarkan aku mencintai dengan caraku sendiri.
Bila engkau sangsi aku tak peduli.

Mungkin kau tak pernah sadar akan hadir ku
Tapi selama itulah aku memujamu.
Mengubur rindu menjadikan kesejukan bagiku ..
Menjadikanmu selalu dalam objek bagiku ...

Sudahlah sudah biarkan aku bebas ekspresikan rasa cintaku.
Biarkan liarku memeluk mesra jiwaku,
biarkan aku memiliki abstrak kasih untukmu.
Bebaskan aku dari belenggu monoton mencintaimu...
Aku binatang jalang yang mencintaimu...

Duhai dewi,
duhai bidadari,
duhai kasih selaksa cahaya pagi,
temaram senja menjelang malam...
Oh sayangku engkaulah pengisi ruang dihati,
hanyalah dirimu dan semoga mungkin hanya.


ANA

Minggu, 19 Januari 2014

Kenangan



Waktu telah menggoreskan tinta
Hari telah menulisnya
Serta tahun telah mengukirnya
Mengukirkan di segenap lembar kenangan.

Klise hidup telah tercatat dalam memori
Serta peristiwa telah terekam anggun di dalamnya.
Kaki berjalan dengan gontai
Telinga mendengarkan si mulut bercerita tentang kisahnya
Dan matalah saksi bisu dari kisah kita
Serta kalianlah saksi itu semua, sahabat.


kita dan hanya kita
sahabat

(goresan dari autobiografi)

ANA

killer XXX


Malam... 
Di sudut temaram aku terdiam
Di lembah kemunafikan aku menunggu 
Di detak nadir ku berselimut sunyi 
Aku menari di atas rima yang ku sebut rindu 

Hanya kesangsian membunuhku dalam detak jantung..
Cukup hanya jika mimpiku terbuai...
Sudah lah sudah,,, 
kehidupanku hidup dalam hidupmu..

Semua tentang cinta 
Begitulah adanya serumit rasi bintang dalam bima sakti. 
Dan tak sesederhana apa yang tak pernah kau kira. 


39 8 8 4  

5 + (- sqrt(1- x^2- (y-abs(x))^2))cos(30((1-x^2-(y-abs(x))^2))), x is from -1 to 1, y is from -1 to 1.5, z is from 1 to 5
                 ANA 

Kamis, 16 Januari 2014

sebuah inspirasi

Dalam lamunan dan sangkaan sang dewi, aku pergi.. 
Jika dan hanya jika dia mulai merasa... 
Aku hilang meratapi malam 
Aku melamun di kala senja 
Dan mulai temaram aku datang 

Cinta
Aku ekspresikan ragaku di kala sore semakin jingga
Saat pagi meretas embun dalam dingin. 
Aku tak dapat merayumu untuk datang 
Sedangkan aku masih ingin mengejar harapan.

Bila ini namanya kasih maka jadikanlah cinta 
Bila ini rindu janganlah jadikan sendu, 
Maka jadilah embun dalam lindungan pagi 
Maka jadilah jingga penghias senja 

Aku menulis sajak tentang cinta
Namun bayangmu menjadi nyata dalam sajakku 
Mungkin itulah namanya cinta 

Ku pagut mesra hasratku 
Ku peluk erat jiwaku 
Dan ku jadikan kau inspirasi terbesarku 

Terimakasih yang terkasih
Berkat kasihmu aku terkasihi. 


ANA 

Rabu, 15 Januari 2014

#80,11

Ku lukis dirimu dalam puisiku
Ku selami hatiku dan ku temukan secercah kemunafikan dalam diriku, 
semuanya penuh dengan kebimbangan penuh pengawasan. 
Aku tegak dan merangkak untuk hal yg ku mau.
Namun untuk hal yg ku sebut itu cinta aku mematok harapan pada sebuah kesadaran, 
sadarku adalah memuja kesadaran.
Bila cinta memaksa,,,
aku ingin kesadaranku berlalu dalam dekapmu. 
Oh dewi bila kau ingin tau aku ada dan masih ada dalam cermin yang kau sebut rindu.

Cinta dari seorang untukmu, 
aku memang tak begitu pantas untukmu,
namun cintaku akan membuktikan bahwa aku pantas bersamamu,
serta kesetiaanku kan ku selipkan dalam dekap erat jiwaku bahwa aku masih dan ada selalu mencinta cinta.

Saat kau tutup hatimu adalah saat dimana kau akan melupakan semuanya,
ada hal yang perlu kau harus lebih dari sekedar tahu, 
yaitu mengerti bahwa dunia bukan hanya sekedar rasa dan merasa, namun sikap. 
akan kau ketahu bahwa dialah penentu akan hal luar biasa di masa yang depan kelak.

Semoga adalah kata harapan yang utama saat ini. Sedangkan harapan adalah sebuah kata yang di harapkan untk saat ini.
tak ada yang di tunggu selain harapan itu sendiri.

ANA 

Minggu, 05 Januari 2014

entah

katakanlah wahai bunga
kau ada menjadi bunga
mekar semerbk bersama 
dan semoga aku bukan kumbang.

mungkin rinduku sayu
dan takkan layu
aku di sini merayu 
untukmu yang ayu.

hanya mampu membelai rindu
hanya rasa menampar tawa
hanya kasih berbalas limbubu
hanya dogmaku yang ada.

dogmaku selalu memaksa ...

kau sihir dan menyihir
dalam naungan waktu
semoga waktu menjaga rasa
dan rasa mulai merasa.

ANA

Rabu, 01 Januari 2014

Dia dan hanya dia... DIA!!!

rasa dalam merasa, aku tlah pudar oleh citra
cinta dalam mencinta, aku telah rapuh oleh waktu
kasih dalam mengasihi, ku telah larut dalam lamunan
aku adalah aku, aku untuk ada dalam sisi bersamamu.

masa aku untuk ada adalah ada untuk kenangan ini
merdunya potret masa lalu menjadi rindu
semua klise masih tersimpan rapi dalam rak sepi
aku ada untuk di kenang
dan engkau ada karena kenangan .

andai mengandai rasa, aku masih merasa
kasih dibuai kasih, aku masih mengasihi
cinta yang mencinta, aku masih milikmu sayang
aku masih ada dan kan terus nyata.

aku berharap dari ramahnya kasih
aku merintih dari desaunya rindu
aku dan hanya aku, aku masih milikmu
memiliki hasrat untuk bersanding tenang
seperti malam melekat pada siang.


ANA