Selasa, 28 Januari 2014

lupa judul

lupakan 
singgasana cinta abadi nan indah 
menggema di pelupuk nadi
aku menggema dalam renungan jiwa
aku bimbang... 


hilangkan 
nada terhentak tengah maalam buta
aku terdiam menulis sajak kehilangan 

asmaragama 
telah pulang kepangkuan rasa
telah punah dalam merasa 
telah karma aksara jiwa 
sumpah serapah dari nada lain yang menjiwai tangga

sayonara 
setengah jiwa dalam renungan aksara, aku hilang 
seperti dongeng dalam cerita sajak raja-raja

pulang 
memuliakan waktu salah bagiku untuk datang 
membahasnya dalam waktu , aku bodoh 
membayangkannya adalah kemuafikan untuk itu
serta hanya dia mengerti senja, kaulah waktu


selamat menikmati patah menjadi ganti 


ANA 

Sabtu, 25 Januari 2014

engkau pemilik segala rasa

sekembalinya cinta pada peraduannya 
aku merasa hina dalam dekapannya
aku merasa sepi dalam renungan cinta
oh tuhan aku ta mengerti rasa apa ini
tapi yang ku tahu, engkau pemilik segala rasa.

oh tuhan 
engkau pemilik segala rasa 
pemilik nestapa yang hina ini
aku berada pada pelataran cinta yang kau punya 
biarkan aku menikati berkah darimu ini

seberkas senja yang jingga selalu menemaniku merajut aksara
secercah kemunafikan masih menyelimutiku tuhan

engkau pemilikk segala rasa 
biarkan aku merasa dalam harpaanmu
biarkan aku memiliki seberkas cinta darimu

engkau pemilik segala rasa 
oh tuhan takkan ada cinta sebelum ada cintamu
oh tuhan takkan ada kasih sebelum ada kasihmu
oh tuhan takkan ada sayang sebelum ada sayangmu
oh tuhan goreskan setetes cinta, kasih serta sayangmu padaku
oh tuhan.....


engkau pemilik segala rasa 
berhatur doa, ku utarakan padamu
bersanding mesra bersama kemauanku.
oh tuhan...
ijabahlah doaku atau abaikan.. terimakasih tuhan..


aku tahu..
engkau pemilik segala rasa 
tiada indah selain rasa yang kau miliki...
sebab itu aku meminta perizinan dariMu
atas setitik cita dan cinta yang kau punya di dunia ini.


ANA  

KANGEN


Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku…
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.

Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti

aku tungku tanpa api.


WS RENDRA


Senin, 20 Januari 2014

Ekspresi

Memilih adalah hak setiap manusia

Biarkan aku mencintai dengan caraku sendiri.
Bila engkau sangsi aku tak peduli.

Mungkin kau tak pernah sadar akan hadir ku
Tapi selama itulah aku memujamu.
Mengubur rindu menjadikan kesejukan bagiku ..
Menjadikanmu selalu dalam objek bagiku ...

Sudahlah sudah biarkan aku bebas ekspresikan rasa cintaku.
Biarkan liarku memeluk mesra jiwaku,
biarkan aku memiliki abstrak kasih untukmu.
Bebaskan aku dari belenggu monoton mencintaimu...
Aku binatang jalang yang mencintaimu...

Duhai dewi,
duhai bidadari,
duhai kasih selaksa cahaya pagi,
temaram senja menjelang malam...
Oh sayangku engkaulah pengisi ruang dihati,
hanyalah dirimu dan semoga mungkin hanya.


ANA

Minggu, 19 Januari 2014

Kenangan



Waktu telah menggoreskan tinta
Hari telah menulisnya
Serta tahun telah mengukirnya
Mengukirkan di segenap lembar kenangan.

Klise hidup telah tercatat dalam memori
Serta peristiwa telah terekam anggun di dalamnya.
Kaki berjalan dengan gontai
Telinga mendengarkan si mulut bercerita tentang kisahnya
Dan matalah saksi bisu dari kisah kita
Serta kalianlah saksi itu semua, sahabat.


kita dan hanya kita
sahabat

(goresan dari autobiografi)

ANA

killer XXX


Malam... 
Di sudut temaram aku terdiam
Di lembah kemunafikan aku menunggu 
Di detak nadir ku berselimut sunyi 
Aku menari di atas rima yang ku sebut rindu 

Hanya kesangsian membunuhku dalam detak jantung..
Cukup hanya jika mimpiku terbuai...
Sudah lah sudah,,, 
kehidupanku hidup dalam hidupmu..

Semua tentang cinta 
Begitulah adanya serumit rasi bintang dalam bima sakti. 
Dan tak sesederhana apa yang tak pernah kau kira. 


39 8 8 4  

5 + (- sqrt(1- x^2- (y-abs(x))^2))cos(30((1-x^2-(y-abs(x))^2))), x is from -1 to 1, y is from -1 to 1.5, z is from 1 to 5
                 ANA 

Kamis, 16 Januari 2014

sebuah inspirasi

Dalam lamunan dan sangkaan sang dewi, aku pergi.. 
Jika dan hanya jika dia mulai merasa... 
Aku hilang meratapi malam 
Aku melamun di kala senja 
Dan mulai temaram aku datang 

Cinta
Aku ekspresikan ragaku di kala sore semakin jingga
Saat pagi meretas embun dalam dingin. 
Aku tak dapat merayumu untuk datang 
Sedangkan aku masih ingin mengejar harapan.

Bila ini namanya kasih maka jadikanlah cinta 
Bila ini rindu janganlah jadikan sendu, 
Maka jadilah embun dalam lindungan pagi 
Maka jadilah jingga penghias senja 

Aku menulis sajak tentang cinta
Namun bayangmu menjadi nyata dalam sajakku 
Mungkin itulah namanya cinta 

Ku pagut mesra hasratku 
Ku peluk erat jiwaku 
Dan ku jadikan kau inspirasi terbesarku 

Terimakasih yang terkasih
Berkat kasihmu aku terkasihi. 


ANA 

Rabu, 15 Januari 2014

#80,11

Ku lukis dirimu dalam puisiku
Ku selami hatiku dan ku temukan secercah kemunafikan dalam diriku, 
semuanya penuh dengan kebimbangan penuh pengawasan. 
Aku tegak dan merangkak untuk hal yg ku mau.
Namun untuk hal yg ku sebut itu cinta aku mematok harapan pada sebuah kesadaran, 
sadarku adalah memuja kesadaran.
Bila cinta memaksa,,,
aku ingin kesadaranku berlalu dalam dekapmu. 
Oh dewi bila kau ingin tau aku ada dan masih ada dalam cermin yang kau sebut rindu.

Cinta dari seorang untukmu, 
aku memang tak begitu pantas untukmu,
namun cintaku akan membuktikan bahwa aku pantas bersamamu,
serta kesetiaanku kan ku selipkan dalam dekap erat jiwaku bahwa aku masih dan ada selalu mencinta cinta.

Saat kau tutup hatimu adalah saat dimana kau akan melupakan semuanya,
ada hal yang perlu kau harus lebih dari sekedar tahu, 
yaitu mengerti bahwa dunia bukan hanya sekedar rasa dan merasa, namun sikap. 
akan kau ketahu bahwa dialah penentu akan hal luar biasa di masa yang depan kelak.

Semoga adalah kata harapan yang utama saat ini. Sedangkan harapan adalah sebuah kata yang di harapkan untk saat ini.
tak ada yang di tunggu selain harapan itu sendiri.

ANA 

Minggu, 05 Januari 2014

entah

katakanlah wahai bunga
kau ada menjadi bunga
mekar semerbk bersama 
dan semoga aku bukan kumbang.

mungkin rinduku sayu
dan takkan layu
aku di sini merayu 
untukmu yang ayu.

hanya mampu membelai rindu
hanya rasa menampar tawa
hanya kasih berbalas limbubu
hanya dogmaku yang ada.

dogmaku selalu memaksa ...

kau sihir dan menyihir
dalam naungan waktu
semoga waktu menjaga rasa
dan rasa mulai merasa.

ANA

Rabu, 01 Januari 2014

Dia dan hanya dia... DIA!!!

rasa dalam merasa, aku tlah pudar oleh citra
cinta dalam mencinta, aku telah rapuh oleh waktu
kasih dalam mengasihi, ku telah larut dalam lamunan
aku adalah aku, aku untuk ada dalam sisi bersamamu.

masa aku untuk ada adalah ada untuk kenangan ini
merdunya potret masa lalu menjadi rindu
semua klise masih tersimpan rapi dalam rak sepi
aku ada untuk di kenang
dan engkau ada karena kenangan .

andai mengandai rasa, aku masih merasa
kasih dibuai kasih, aku masih mengasihi
cinta yang mencinta, aku masih milikmu sayang
aku masih ada dan kan terus nyata.

aku berharap dari ramahnya kasih
aku merintih dari desaunya rindu
aku dan hanya aku, aku masih milikmu
memiliki hasrat untuk bersanding tenang
seperti malam melekat pada siang.


ANA