negeriku, negeri para
penyair
satu kata dari hati
rangkai rima penuh
makna
satu luka goresan
makin pedih perasaan
adakah satu harapan
duka lara sembuhkan.
ini negeriku, lancang
kuningku
ini alamku, hutan
rimbaku
ini Riauku, bumi melayu
tersayat hati
mendengarmu
tercabik jiwaku
melihatmu
terkungkung dalam
merana
minyak bawahnya, minyak
atasnya
miskin rakyatnya, kaya
pemimpinnya
adakah kalian buta
melihatnya ?
adakah kalian terketuk
pintu hatinya ?
adakah kalian sedih
memandangya ?
adakah kalian melirik
kami!!!
kami ada di sini.
hey para penguasa...
para pemegang kuasa
bijak apakah untuk kita
bila kami dalam
sengsara
bijak apakah untuk kita
bila kami sedang merana
inikah persatuan
inikah kebijakan
adakah harapan, menuju
masa depan ?
ana
pekanbaru, 21 Oktober
2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar