Tengah
buta malam jum’at, ada rindu untukmu....
maaf untuk selalu ingin bersamamu... biarkan ku simpan rasa ini....
maaf untuk selalu ingin bersamamu... biarkan ku simpan rasa ini....
Cinta
itu...rasa yang tak pernah aku mengerti...semoga dia pergi..
Aku
tak mengerti,,,sungguuh aku, aku manusia bodoh berdiri....
Dinginnya
malam ini tak terasa bila sumbang rima tak aku tau...
Deru
angin menggelitik...mungkin kulit hanya bisu tapi aku tau..
Apa
yang tak pernah kau tau...sesungguhnya aku mengerti...
Semoga
akan tetap abadi...
semoga takkan pernah berhenti...
Cahaya
rembulan hanya mengacau laju hayalan...
seraut
bulan berisi lamunan...ne ne ne nenenene
raut
mata tlah, tlah buta oleh hayalan...
satu
kata akan penuh makna, bila mulut tlah bicara...
bintang-bintang
kecil diam di sudut langit gelap...
merana
dari kesepian... pasti sepi..!!!
tak
ada pembanding sempurna bila 2 kata di sambung isi...
di
kepala tanpa rasa, di dada tanpa cinta...
buta
tanpa nada...sumbang penuh isi selalu damai dalam diri..
atau
kah itu yang sudah di gariskan... aku pergi..
maaf
bila sifatku mencabik-cabikmu...
maaf
untuk selama ini yang aku lakukan...
maaf
aku tak melupakanmu...
dan
maaf aku menyayangimu...
ANA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar